Postingan

PERSIAPAN BAPTIS GAVIN

Gambar
  Setelah mengalami penundaan sebanyak dua kali, akhirnya keluarga dengan penuh sukacita kembali mempersiapkan momen istimewa bagi Gavin, yaitu penerimaan Sakramen Baptis. Penantian yang tidak sebentar ini justru semakin memantapkan hati dan niat keluarga untuk memberikan yang terbaik bagi perjalanan iman Gavin sejak dini. Dengan penuh harapan dan rasa syukur, Baptisan Gavin dijadwalkan akan terlaksana pada tanggal 25 April 2026 di Gereja Santo Matius Penginjil Paroki Bintaro. Segala persiapan mulai dilakukan dengan tertib dan penuh perhatian. Proses pendaftaran telah diselesaikan sebagai langkah awal yang penting, memastikan bahwa semua persyaratan administrasi dan rohani dapat terpenuhi dengan baik. Setiap tahapan dijalani dengan kesungguhan, sebagai wujud tanggung jawab orang tua dalam mengantar Gavin memasuki kehidupan iman Kristiani. Salah satu bagian penting dalam persiapan ini adalah memilih wali baptis yang akan mendampingi Gavin dalam perjalanan imannya ke depan. Dengan ...

Kelahiran Cucu Pertama

Gambar
  Di Tengah malam hari itu, Andreas Ernesto menelepon kami mengabarkan bahwa istrinya sudah merasakan tanda-tanda kelahiran buah hatinya. Maka dengan perasaan yang mendadak dag dig dug, kami segera meluncur ke kediaman Andreas yang jaraknya cukup jauh dari rumah kami. Dalam perjalanan ke rumah Andreas, ia menelepon lagi bahwa ia akan segera membawa Lafrida ke rumah sakit terdekat karena kontraksi yang dirasakan semakin muat. Di ruang bersalin yang dipenuhi aroma lembut cairan antiseptik dan bisikan doa, keluarga kecil itu menahan napas. Andreas Ernesto menggenggam tangan Lafrida dengan erat, seakan ingin meminjamkan seluruh kekuatan yang ia punya. Di wajah Lafrida, meski lelah, tampak ketenangan yang sulit digambarkan, ketenangan seorang ibu yang siap menyambut kehidupan baru. Dan tak lama kemudian, tangis itu pecah. Nyaring, murni, sekaligus memecah segala kecemasan yang sejak pagi menghantui mereka. Andreas menunduk, matanya langsung basah, sementara Lafrida tersenyum dengan ...

S1 rasa S2

Gambar
  Saya mengalami situasi kuliah yang berat di tahun 1985-1991. Ya, saya kuliah selama 6 tahun. Secara teori, saya terlambat menyelesaikan kuliah selama 2 tahun. Kok bisa? Pada hal saya termasuk pintar saat sekolah. Saya berkuliah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Yogyakarta yang saat ini telah berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Yogyakarta. Setelah lulus SMA di tahun 1985, saya diterima di IKIP Negeri Yogyakarta melalui jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Bakat), artinya diterima tanpa tes, melainkan berdasarkan nilaii rapor SMA. Setelah menyelesaikan studi matakuliah teori dan praktik laboratorium, di semester 9 saya mengikuti program KKN selama 3 bulan, dan menyelesaikan pembuatan laporan KKN serta ujiannya. Semester 9 dapat dilalui dengan baik. Di semester-10, saya memutuskan mengikuti mata kuliah Skripsi dan segera membuat proposal penelitian. Tak terasa, waktu bolak-balik mengajukan proposal ini memakan waktu 1 semester (wow……!!!). Pak Jokowi yan...

GADUH

Gambar
  Di ruang-ruang publik, telah terjadi kegaduhan segaduh-gaduhnya, gaduh tentang ijazah palsu yang disangkakan kepada seorang tokoh nasional yang berkuasa mulai dari walikota, gubernur, dan presiden. Kegaduhan ini diawali oleh terbitnya buku yang ditulis seseorang yang mengaku mengetahui keseharian si tokoh itu dari mulai kelahiran, saat masih kanak-kanak, hingga kini menjadi seorang tokoh. Di dalam buku itu disebutkan bahwa si tokoh telah bermain curang: membeli ijazah, alias tidak lulus sekolah menengah. Dan akhirnya, hal yang disampaikan oleh penulis buku itu rupanya disambut gegap gempita oleh lawan-lawan si tokoh, bahkan yang kemudian menempatkan dirinya sebagai lawan. Tuduhan kepalsuan tidak lagi sekedar sekolah menegah, tetapi mengarah juga ke sebuah perguruan tinggi. Maka terjadilah penggerudukan perguruan tinggi tersebut oleh sekelompok orang yang menampakan diri Tim Pembela. Salah satu bentuk kegaduhan tersebut pada akhirnya melebar ke tindakan saling melaporkan ke ...

Pro dan Kontra

Gambar
  ASPAL, ASLI APA PALSU Sudah lama, ruang publik seantero dunia dipenuhi oleh hiruk-pikuk suara saling adu kuat-kuatan antara pihak pro dan pihak kontra tuduhan kepalsuan ijazah seorang tokoh publik. Dari pihak penuduh, beralasan ijazah tokoh publik itu wajib diketahui keasliannya karena si tokoh menjadi penasihat   sebuah Lembaga yang mana si tokoh digaji melalui uang rakyat. Maka, sudah barang tentu ijazahnya wajib diperlihatkan. Jika, alasan itu dibenarkan, mengapa hanya menanyakan ijazah si tokoh itu seorang? Mengapa tidak menanyakan ijazah semua tokoh yang digaji dengan uang rakyat? Dari pihak yang mendukung si tokoh tertuduh, mengatakan bahwa ijazah adalah wilayah privat, dan tidak ada hak siapapun untuk memaksa diperlihatkan ijazah yang dimaksud. Si tokoh hanya mau memperlihatkan ijazahnya di ruang publik jika diperintah oleh pengadilan. Dan, pada akhirnya kedua pihak saling membuat laporan ke polisi guna membuktikan perihal ijazah itu,-Aspal: Asli apa palsu. ...

Keluarga Andreas

Gambar
  Suatu hari di bulan Desember 2023, Andreas menyampaikan izin untuk mengujungi orang tua pacarnya ke Wates, DIY. Setelah mendapat izin dari kedua ayah dan ibu, Andreas bersama Lafrida berangkat menuju ke kediaman orang tua Lafrida di Wates. Adapun, kepentingannya yaitu untuk meminta izin dari ayag Lafrida bahwa Andreas akan membina hubungan yang lebih serius bersama Lafrida. Rupanya, ayah Lafrida bukan saja memberi izin, namun lebih dari itu, Andreas diminta untuk segera saja meresmikannya dalam pernikahan. Maka, Anderas menelepon orang tuanya mengenai hal tersebut. Oleh sebab itu, selanjutnya dilakukan pertemuan melalui google meet karena jarak yang tidak memungkinkan hadir di Wates dalam waktu yang singkat. Inti pembicaraan, akan ada pertemuan keluarga dalam acara proses lamaran pada tanggal 16 Juni 2024. Dan, pada tanggal yang telah disepakati, Andreas resmi melamar Lafrida. Kedua keluarga bersepakat bahwa pernikahan akan dilangsungkan di bulan Desember 2024. Setelah melalu...

KECEWA RASANYA TETAPI TETAPLAH KALEM

Gambar
  Ketika tiba waktunya berpisah dengan sekolah yang menjadi tempat bekerja selama tiga puluh dua (32) tahun, kepala sekolah meminta saya tetap membantu sekolah, terutama mengenai perbaikan fungsi sarana informasi sekolah, yaitu web milik sekolah, sekaligus untuk memberikan kontribusi bagi web yang dimiliki oleh Yayasan pusat. Istilah kerennya, saya diminta menjadi salah satu conten creator bagi web sekolah, dan menjadi conten creator bagi sekolah untuk mengisi wep Yayasan pusat. Maka, sesuai dengan prosedur legal sebuah kerja, saya meminta dibuatkan sebuah perjanjian kerja. Dan pihak sekolah, memberikan sebuah MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangi oleh dua belah pihak, yakni Kepala Sekolah selaku pihak pertama, dan saya selaku pihak kedua. Pada pokoknya, kedua belah pihak telah menyetujui adanya Kerjasama dan berlaku selama 1(satu) tahun, berlaku dari bulan Agustus 2024-Agustus 2025. Setelah kedua belah pihak membutubuhkan tandatangan di atas materai Rp 10.000,00 ...

KISAH NYATA: Siap Sedia atas Talenta (Bagian 10)

Gambar
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus  , dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?  " Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!" (Yesaya 6:8). Firman Tuhan melalui nabi Yesaya ini menjadi motivasi saya dalam menjalankan tugas perutusan saya sebagai seorang guru di SMA Katolik Sang Timur. Saya senantiasa menyatakan siap sedia atas berbagai tugas yang diberikan oleh Pimpinan Yayasan Karya Sang Timur melalui Kepala Sekolah. Dalam menerima dan melaksanakan tugas, saya berprinsip bahwasanya saya harus mengembangkan talenta yang sudah Tuhan berikan kepada saya, seperti yang tertulis dalam  Matius 25:20-21: “Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.  Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara   k...

KISAH NYATA: Berkat Tuhan Melimpah (Bagian 09)

Gambar
  Melalui perjuangan keras, dan bersemangat tinggi, anak-anak kami menempuh pendidikan sesuai dengan minat masing-masing. Ketiganya memilih jurusan yang berbeda dan universitas yang berbeda pula. Kami senang dan bangga bahwa anak-anak bertumbuh dan berkembang dengan telentanya masing-masing. Satu per satu mereka menyelesaikan tugas belajarnya, lulus sebagai sarjana. Kemudian, Tuhan memudahkan usaha mereka mengamalkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan. Ada sebuah persoalan muncul ketika kami perlu menyediakan biaya pendidikan bagi anak ketiga. Sebelumnya kami sudah mengatisipasi kebutuhan biaya untuk anak ketiga kami melalui keikutsertaan dalam sebuah asuransi. Saat seorang marketing, yang kebetulan kenal dengan kami, menawarkan investasi dalam bentuk asuransi, dan kami tertarik bergabung dengan lembaga asuransi tersebut. Namun, menjelang kami membutuhkan biaya pendidikan, ternyata lembaga asuransi tersebut terkendala likuiditasnya. Pencairan dana asura...

KISAH NYATA: Harmonisasi dalam Keluarga (bagian 08)

Gambar
  Salah satu kewajiban kami sebagai orang tua yakni mendidik anak-anak yang telah dipercayakan oleh Tuhan kepada kami. Tuhan menganugerahkan 3 orang anak ke tengah keluarga kami. Maka, sebagaimana janji yang telah kami ucapkan pada saat saling memberikan sakramen perkawinan di hadapan altar Tuhan, kami mendidik anak-anak menurut ajaran gereja katolik. Sedari kecil, anak-anak sudah kami kenalkan kepada kehidupan bergereja. Tahapan yang dilalui anak-anak dalam perjalanan hidup bergereja yaitu menerima sakramen baptis, sakramen krisma, dan sakramen ekaristi. Anak-anak sudah melalui ketiga hal tersebut. Selain hal tersebut, kami berusaha mendidik anak-anak untuk memiliki tanggung jawab sebagai umat Allah dengan melibatkan mereka dalam kegiatan pelayanan di gereja, yaitu menjadi misdinar. Sebagai orang tua, kami sangat bangga akan ketekunan anak-anak kami sebagai misdinar. Kami juga berusaha memberikan teladan hidup secara katolik, peduli pada sesama, terlibat aktif di lingkungan, pel...

KISAH NYATA: Bertekun dalam Iman (Bagian 07)

Gambar
  Saya mengabdikan diri secara utuh melalui pelayanan pendidikan di SMA Katolik Sang Timur di Jakarta. Selama berkarya bersama SMA Katolik Sang Timur saya telah dipercaya oleh pimpinan sekolah dan Yayasan Karya Sang Timur   untuk melaksanakan berbagai tugas sebagai seorang pendidik. Selama 32 tahun saya dapat mengabdi untuk Tuhan melalui talenta yang sudah dikaruniakan, melayani para siswa untuk menjadi manusia berilmu dan berbudi pekerti. Dalam kehidupan berkeluarga bersama Anastasia, saya berusaha menyelaraskan tugas-tugas sebagai pendidik, dan tugas-tugas sebagai ayah dalam sebuah keluarga. Kami,  ayah-ibu dengan 3 orang buah hati  mencoba berkembangan bersama dalam iman. Segala sesuatu kami serahkan kepada kebijaksanaan Tuhan sendiri. Dengan demikian, kami tetap menjaga komitmen janji suci perkawinan di depan altar Tuhan.   “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan y...

KISAH NYATA: Membangun Keluarga (Bagian 06)

Gambar
  Di bulan November tahun 1994, setelah beberapa waktu lamanya harus terpisah oleh jarak oleh karena saya merantau di Jakarta, saya dan Anastasia memantapkan diri untuk melangkah ke depan altar suci. Sebuah perkawinan sakral, Sakramen. Kami mengucapkan janji di hadapan pejabat gereja, saksi, serta tamu yang hadir untuk saling setia dan mencintai sebagai pasangan suami-istri. “Saya Victorianus Sugiyanto mengambil engkau Anastasia Erni menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus.” “Saya Anastasia Erni mengambil engkau Victorianus Sugiyanto menjadi suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun k...

KISAH NYATA: Mencari Sang Timur (Bagian 05)

Gambar
  Sambil menunggu nasib di Jakarta, saya menelusuri alamat sekolah SMA Katolik Sang Timur, sekolah yang memasang informasi lowongan guru biologi di kampus IKIP Negeri Yogyakarta tempo hari. Dari kawasan Pasar Rebo di Jakarta Timur saya ditemani kakak tercinta menumpang bus Mayasari Bhakti meluncur ke Jakarta Barat, dan turun di kawasan perempatan Slipi. Dari Slipi ini kami sempat salah naik mikrolet, seharusnya menuju ke kawasan Kebon Jeruk, tetapi justru menumpang yang ke arah Tanah Abang. Kami pun segera turun, dan menunggu mikrolet yang menuju ke arah Kebon Jeruk. Kami tiba di perempatan Batusari. Saya sempat melihat sebuah sekolah di pinggir jalan. Setelah saya perhatikan dengan cermat, ternyata bukan sekolah yang saya cari. Berikutnya, saya bertanya kepada seorang polisi yang sedang berjaga mengatur lalu lintas yang cukup padat waktu itu. Pak Polisi menyarankan saya naik metromini 91 yang melalui arah sekolah yang saya tuju. Beliau menerangkan bahwa kami nanti turun di jalan...

KISAH NYATA: Menuju Jakarta (Bagian 04)

Gambar
  Sebelum berangkat menuju Jakarta untuk   mengikuti seleksi pegawai di Depertemen Tenaga Kerja, saya berkunjung ke kampus tercinta. Di sana bertemu teman-teman yang masih berjuang menyelesaikan studi. Ada yang masih menempuh mata kuliah, ada yang sudah tahap menyelesaikan penulisan tugas akhir jalur komprehensif (sering diistilahkan dengan jalur glundung), sebuah program untuk menyelesaikan studi dengan cepat tanpa melalui penulisan skripsi. Lebih tepatnya disebut pembuatan karya ilmiah melalui studi pustaka. Ketika melalui papan pengumuman di hall kampus, saya memperhatikan sebuah lembar informasi tentang sebuah yayasan di Jakarta yang membutuhkan guru biologi, laki-laki, dan beragama katolik,-Yayasan Karya Sang Timur. Untuk mengingat nama dan alamat yayasan itu, saya catat dalam sebuah kertas HVS yang kebetulan ada di dalam tas. Di Jakarta, saya mengikuti seluruh prosedur seleksi pegawai di Departemen Tenaga Kerja (Depnaker), yakni melengkapi dan menyerahkan berkas-berk...

KISAH NYATA: Misi Pertama, Gagal! (Bagian 03)

Gambar
  Sesudah menjadi seorang sarjana, secara resmi saya memiliki status non pekerjaan, bukan lagi status pelajar dan mahasiswa. Untuk itu, saya mengurus surat keterangan sebagai pencari kerja di kantor Departemen Tenaga Kerja, di Wonosari. Melalui surat ini, saya mencoba mencari pekerjaan sebagai pegawai negeri. Sebuah informasi saya dapatkan bahwa pemerintah sedang membuka lowongan untuk menjadi guru SMA. Maka dengan semangat saya mengikuti setiap prosedur yang harus dilalui. Sebuah tes seleksi di tingkat kabupaten saya ikuti dengan mulus. Nama saya terdaftar di pengumuman sebagai peserta tahap seleksi berikutnya, yaitu tes wawancara di kota Yogyakarta . Beberapa hari kemudian, dengan semangat membara, saya menuju kota Yogyakarta. Tes wawancara berhasil saya ikuti tanpa kendala. Harapan untuk menjadi pegawai negeri, guru biologi SMA di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tetap terjaga. Namun apa daya, pada pengumuman yang terpampang tidak ditemukan nama saya. Misa GAGAL! Misi be...

KISAH NYATA: Saat Hujan Rintik-rintik (Bagian 02)

Gambar
  Saya memantapkan hati untuk berbicara dengan Anastasia mengenai perasaan saya terhadap dia. Sore hari sepulang dari latihan paduan suara dalam persiapan perayaan Paskah di rumah pak dalang, kami para mudika berjalan kembali menuju gereja. Ketika tiba di depan rumah Anastasia, saya bertanya apakah boleh mampir ke rumahnya. Dia memperbolehkan, barangkali mengira saya hanya berbasa-basi. Nyatanya saya memang mampir. Saat itu hari Kamis, tanggal 1 Maret. Anastasia menerima saya di teras rumah. Kami duduk di sebuah kursi panjang. Hari itu cuaca seakan tahu perasaan saya. Hujan rintik-rintik membasahi bumi. Uara menjadi sejuk, cenderung dingin. Tetapi jiwa saya bergolak panas, antara ragu-ragu dan  bisikan hati untuk segera menyatakan perasaan. Dengan menguatkan perasaan, saya menyatakan bahwa saya mencintai Anastasia. Dia terdiam sejenak. Dengan suara perlahan dia berkata,”Sebenarnya saya juga suka dengan panjenengan, tetapi saya takut menyakiti perempuan lain”. Anastasia men...

KISAH NYATA: Kita kan Friend (Bagian 01)

Gambar
  Saat saya sedang berada di Yogyakarta untuk berdiskusi dengan dosen pembimbing mengenai kelanjutan skripsi, di saat menunggu kedatangan dosen pembimbing, saya pergi ke kantin kampus untuk mengisi perut yang mulai lapar. Di sana, tiba-tiba saya ingin menulis surat kepada seorang gadis yang mampu membuat jantung saya berdesir saat berada di dekatnya. Oleh sebab itu, sebelum saya bertemu dosen pembimbing saya melangkahkan kaki menuju ke sebuah toko di luar kampus yang menjual kertas surat. Saya pilih yang warnanya pink, dan berbau semerbak wangi. Namun, saat akan menuliskan kata-kata cinta yang muncul justru peristiwa di Timur-Tengah, perang Teluk yang sedang berkecamuk. Maka timbul keisengan saya, saya menulis puisi perang teluk: Walau dunia tengah dilanda perang, Walau dunia tengah berkecamuk, Walau Timur tengah sedang di rudal, Suara gelegar setia mengangkasa, Namun hatiku tetap berbunga-bunga, Jantungku tetap dag diig dug oleh sepotong wajah manis, Wajah manis yang menari-nari...

SEBUAH KISAH: Sebuncah Bahagia (Bagian Akhir)

Gambar
  Pada akhirnya, sebuah perjuangan menghasilkan sesuatu yang bermakna. Saya berhasil menyelesaikan kuliah, dan mengikuti acara Wisuda. Kampus IKIP Negeri Yogyakarta mengudang kedua orang tua saya untuk menyaksikan anaknya laki-lakinya memakai jubah dan toga. Ayah ibu sebagai orang sederhana tentu merasakan sebuncah bahagia. Mereka yang pernah diragukan, mampu mengantarkan anaknya menjadi seorang sarjana. Kini, satu pohon pisang siap dipisahkan dari rumpunnya. Satu pohon pisang siap ditanam di tanah baru untuk menghasilkan buah-buah limpah. Pohon pisang itu tidak lagi sendiri, sebab ada sepucuk bunga mekar yang siap menyebarkan bau harum menyegarkan di sampingnya.

SEBUAH KISAH: Puisi Penuh Cinta (Bagian 14)

Gambar
  Saat menjelang sore, angin lembut mengusap wajah tirusku, Terasa sejuk menelusur jiwa dan ragaku Badai tidak lagi berdaya, oleh elusan lembut tangan-tangan cinta. Di bawah sinar rembulan,   dan cahaya bintang-bintang, Kupercepat langkah kakiku, Menuju mimbar penuh harapan.   Di atas segala harapan, kugenggam erat supucuk bunga mekar, Ku bawa dalam peluk mesraku, Untuk ikut merasakan debar jantungku. Menuju mimbar ilmu.   Jiwa dan ragaku merasakan hangatnya cinta, Jiwa dan ragaku merasakan setiap senyuman, Jiwa dan ragaku melangkah ke mimbar penuh bahagia!

SEBUAH KISAH: Sekuncup Bunga Mekar (Bagian 13)

Gambar
  Jeda waktu antara sesudah KKN dan menyelesaikan penelitian skripsi cukup panjang. Saya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk menuliskan gagasan dan analisa data. Saya mengerjakan penulisan skripsi menggunakan mesin ketik manual. Sering kali saya harus mengerjakan sepanjang malam. Saya ke kampus jika saya merasa tulisan saya sudah cukup membahas bagian yang sedang dikerjakan. Itupun kadang tidak bisa bertemu dengan dosen pembimbing utama, karena kesibukan beliau menyelesaikan studi S3 di Bogor. Jeda waktu yang tersedia saya gunakan untuk berkumpul dengan teman-teman mudika di gereja. Ketika itu saya melihat seorang gadis yang rasa-rasanya saya kenal sejak kecil, sekarang sudah tumbuh semakin dewasa. Pada saat ketua lingkungan membentuk pengurus mudika, saya ditunjuk menjadi ketua, dan gadis kecil itu ditugaskan sebagai bendahara. Dengan tugas   dalam kelompok mudika tersebut, kami sering bertemu. Rasanya aneh bagi saya. Sepertinya ada getar-getar yang menggelisahka...